Wednesday, September 16, 2015

Baru aja kelar urusan tentang PPL (itu lho yang aku ceritain disini) yang ternyata menyisakan segudang cerita, eh udah mau nyambung ke kegiatan lain aja. Namun kali ini bukan kegiatan yang aku tunggu-tunggu. Apa itu? KKN, Kuliah Kerja Nyata. Semacam pengabdian ke masyarakat gitu, terjun langsung lah ke sebuah desa gitu. Bukankah itu akan menyenangkan? Seharusnya sih iya, sayangnya aku terlanjur berfikir yang tidak-tidak. Seperti kata orang yang… Pasti daerahnya terpencil deh, pasti sinyalnya susah deh, pasti mau ke fotocopyan aja harus jalan ber mil-mil deh. Terus apa lagi ya? Banyak lah pokoknya cerita dari teman-teman mahasiswa terdahulu tentang kegiatan ini. Mana kegiatan ini juga akan berlangsung lama banget pula. Belum aku yang tipe orangnya lama untuk beradaptasi baik lingkungan atau sosial. Kegiatan PPL yang berlangsung 3 bulan saja baru mau kerasa asiknya pas udah hampir selesai, nah bagaimana yang ini kan? Pusing deh… Hal-hal itu membuat jeda tiga hari ini memaksaku merencanakan sesuatu agar aku bisa menikmati kegiatan itu nantinya.

Tuesday, August 25, 2015

Mimpi apa aku semalam sampai-sampai pagi buta gini udah sampai kampus. Padahal semalam tidak bisa tidur, (aslinya juga tidur sampe ngorok :v). Well, today is a WAR. Perang yang hanya akan terjadi sekali seumur hidup *insyaAllah. So, perang apaan? Ini adalah perang melawan waktu, peluang, dan kesempatan. Jadi ini mau cerita tentang apa sih?

Thursday, June 18, 2015

img by google

Radit.

Hidupnya selalu kesepian. Kamu tau alasannya? Karena dia seorang idealis? Dia hanya ingin hidup apa adanya, kehidupan yang dirasa sebenarnya. Hidup sesuai peraturan kadang malah membuatnya dianggap sebagai pemberontak dan tak ada satupun sahabat yang setia menemaninya. Tapi dia selalu berbicara tentang sebuah prinsip. Itu yang membuatnya tetap merasa bahagia.

Saturday, June 6, 2015


Entahlah, sore ini suntuk banget dirumah. Ya, siang tadi batal meeting, masalahnya bukan soal meetingnya hanya saja kenapa gak bilang kalau batal. Kan "orang jauh" kayak saya ini jadi kecelik. Selain itu sebenarnya kemarin juga batal meeting untuk hal yang sama. Padahal saya sudah nge-free-in jadual saya, cieeeh #soksibuk. Cuman gara-gara itu saya jadi merasa wasting time, kan bisa tuh untuk ngerjain hal-hal lain yang lebih bermanfaat. Ya to?

Tuesday, June 2, 2015


Sudah lama sekali, tak mendengar love story ya?

Sejak pertemuan kami yang menurutku sangat singkat, ya aku hanya berharap pada peluru terakhirku, yaitu keajaiban. Keajaiban untuk bertemu kembali dengannya. Aku tidak tau apabila keajaiban itu terjadi, itu akan mengubah keadaan. Namun aku rasa tidak.

Friday, February 20, 2015


Enakan dulu, ketika bbm'an pakai mig33.
Enakan dulu, ketika whatsapp'an pakai mXit.
Enakan dulu, ketika facebook'an pakai friendster.
Enakan dulu, ketika sms masih 350 rupiah tanpa bonus.
Enakan dulu, ketika internet'an hanya di warnet.

Sekarang ini semua komunikasi sudah dimudahkan dengan apa yang kita sebut teknologi. Evolusi handphone menjadi smartphone benar-benar telah mengubah gaya hidup masyarakatnya. Kita tidak perlu login lagi tiap kali ingin chating'an. Kita tidak perlu menambahkan nomer hp teman kita dulu sebelum kita mau ngobrol dengannya lewat instan messaging. Kita tidak perlu jauh-jauh pergi ke warnet hanya untuk update status dan menengok suatu kabar di luar sana. Lalu kita tidak perlu memikirkan biaya sms, cukup berlangganan paket data lalu kita akan sedikit lupa dengan fitur pesan singkat di ponsel kita. Hanya saja semua itu membuat sebagian orang menjadi malas dan terlalu bergantung padanya. Ada yang membuatku sangat merindukan masa itu.

Sunday, February 15, 2015







Hai sinta ……………..
Apa kabar  sinta?  
Besok kalau libura kamu mau kamana?
Sudah lama kita  tidak bertemu 
Aku    sangat   kangen  sama    kamu
Sekarang  kamu   lagi  apa
Siang ini ketika ku beri mereka tugas menulis sebuah surat untuk sahabat, entah kenapa sebagian besar di kelas ini membuat surat untuk Sinta. Aku yang baru beberapa minggu memulai ceritaku di sini tentunya belum hafal betul yang mana yang namanya Sinta ataupun murid yang lainnya. Kemudian aku bertanya kepada si penulis surat itu. Wah memangnya Sinta yang mana sih? Ini sebelahku, jawabnya.

Story by Lisha.


Saturday, January 10, 2015


Ngomong-ngomong soal tempat favorit, hanya ada dua hal yang langsung aku pikirkan, yang pertama adalah tempat yang tinggi dan yang ke-dua adalah pantaiiiii. Yap, pantai meeen! Sementara tempat tinggi itu gak harus gunung, malahan aku lebih suka kalau itu berupa bangungan atau gedung. Sayangnya di tempatku tinggal tidak ada gedung pencakar langitnya, kalau gunung sih ada tuh di belakang rumah. Lalu menurutku kedua tempat tersebut memiliki beberapa persamaan yang aku suka banget, pertama yaitu... Angiiiinn... Karena dari kedua tempat itu aku bisa menikmati angin. Lalu ke-dua adalah di tempat itu aku akan bisa memandang jauuuuh sampai garis cakrawala.

Thursday, January 1, 2015



Hay 2015! Udah ganti tahun aja nih gak kerasa. Rasanya dah lama juga gak posting sesuatu, beberapa bulan terakhir ini memang aku hanya nulis draf dan tak sempat menyelesaikan bagian endingnya, nanti deh kalau sudah selesai aku pasti bagi cerita. Oke, kali ini apa yang akan aku ceritain ya? Resolusi? Ngapain? Nge-list panjang lebar tentang apa yang akan aku lakuin di tahun ini? Males ah, terakhir kali aku bikin model kaya gitu semuanya zonk, hahaha. So... cuman mau cerita aja tentang acara tahun baruan kemarin sama temen-temen ini, dan yang jelas no fireworks, no noisy, but so ashoy!