Monday, September 16, 2013

Dan tabrakan dua motor yang terjadi di depanku pagi ini ketika berangkat ke kampus membuatku begitu bersyukur. Ya, untung itu bukan aku. Sesekali aku lihat jam tanganku, oh... belum telat kok jadi aku bisa menikmati perjalanan dengan santai.


Nah kalau ini nih baru beneran yang namanya kursi panas, candaku di gazebo gedung E8 itu sambil menuju kelas selanjutnya di gedung C1. Entah berapa derajat suhu siang ini sehabis selesai kelas interfacing yang gak jelas itu. Dan benar-benar lama saat menunggu bis kampus itu, sementara supirnya malah asik merokok. Lalu setelah kelas sore ini yang sungguh membosankan akupun tak sabar untuk pulang tuk tengok ibuku yang sedang sakit.

Jam 5 sore tepat aku bergegas dari kampus yang sudah mendung itu, sambil memohon agar tidak ada air yang jatuh dari langit. Sayangnya baru setengah perjalanan aku pulang, aku malah papasan dengan hujan. Pikirku sih tak mengapa toh aku bisa melanjutkan perjalanan dengan memakai jas hujan. Aku yang tak sabar untuk pulang pun menepi sejenak, hanya saja tak ada jas hujan yang ku temukan di dalam bagasi motor ini. Ya… masalahnya ini bukan motor yang biasa aku kendarai. Sengaja hari ini aku menunggangi motor lain karena yang biasa aku pake sedang dibawa tuk bayar pajak. Kemudian aku hanya bisa pasrah, inginnya aku tembus hujan deras ini tapi sayang rasanya dengan teman-teman elektronik di tas ku ini. Sekitar 20 menit ku meredakan hujan di Alfamart Ungaran dengan sebotol kopi karena rasanya lelah dan ngantuk sekali. Aku pun tak menemukan jas hujan portabel yang biasanya dijual di minimarket itu. Lalu ku lanjutkan perjalanan pulang beberapa kilometer sebelum hujan deras turun lagi di depan tahu baso itu. Hanya ditemani seorang yang juga sedang bersandar di dinding itu, aku benar-benar… aaaaaargh dengan situasi ini. Aku ingin cepat sampai woyy! :( Akhirnya langit sedikit baik hati, 15 menit kemudian ku sambung lagi perjalananku. Namun kali ini hanya bertahan sampai pabrik roti Nissin itu. Ini yang paling lama yaa sekitar 25 menitan lah ku bergabung dengan orang-orang yang menghindari hujan sebelum akhirnya ku selesaikan perjalanan pulang malam ini. Ya, walaupun hanya akan beberapa menit terjaga, aku hanya bersyukur masih bisa tengok ibuku malam ini, capek dan letihku terobati sudah.


Reactions:

0 comments:

Post a Comment